Head of LLDIKTI Region IX
Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K), M.MedEd. merupakan akademisi, dokter spesialis mata konsultan, dan guru besar Universitas Hasanuddin yang memiliki pengalaman dalam pendidikan, penelitian, pelayanan kesehatan, serta kepemimpinan perguruan tinggi. Sejak Agustus 2026, beliau mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX.
Lahir di Maros pada 31 Desember 1966, Prof. Budu menempuh pendidikan sarjana dan profesi dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dan lulus pada 1993. Beliau kemudian melanjutkan pendidikan doktoral di Faculty of Medicine, Toyama Medical and Pharmaceutical University, Jepang, yang diselesaikan pada 2002. Pendidikan spesialis mata di Universitas Hasanuddin dituntaskannya pada 2004.
Untuk memperdalam keahlian klinis, beliau mengikuti pelatihan fellowship di bidang vitreoretina pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada 2004–2005, kemudian memperoleh kualifikasi konsultan bidang penyakit dan bedah vitreoretina dari Kolegium Oftalmologi Indonesia pada 2008. Perhatiannya terhadap pengembangan pendidikan kedokteran juga diwujudkan melalui pendidikan magister di bidang pendidikan kedokteran di Universitas Gadjah Mada pada 2008–2012.
Perjalanan pengabdiannya dimulai sebagai dokter Pegawai Tidak Tetap di Puskesmas Pattingalloang pada 1993–1996. Sejak 1995, beliau berkiprah sebagai dosen pada Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Dari ruang pelayanan kesehatan hingga lingkungan akademik, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan profesionalnya.
Dalam kepemimpinan perguruan tinggi, Prof. Budu pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar pada 2008–2010, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin pada 2010–2014, serta Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kemitraan Internasional Universitas Hasanuddin pada 2014–2018. Beliau selanjutnya menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin pada 2018–2022 dan Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin pada 2022–2026.
Pengalamannya dalam pengembangan mutu pendidikan turut mencakup keterlibatan sebagai asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Beliau juga pernah memimpin pengembangan penjaminan mutu internal pada Kolegium Oftalmologi Indonesia serta terlibat dalam penyelenggaraan uji kompetensi dokter tingkat nasional.
Di bidang penelitian, Prof. Budu berkontribusi melalui publikasi ilmiah nasional dan internasional, terutama mengenai kesehatan mata, genetika, biomedis, dan pendidikan kedokteran. Beliau turut menulis sejumlah buku yang membahas edema makula, retinopati diabetik, katarak kongenital, dan pemeriksaan retina.
Dedikasinya memperoleh berbagai penghargaan, termasuk penghargaan karya ilmiah pada pertemuan oftalmologi di Jepang pada 2001 serta Distinguished Service Award dari Asia-Pacific Academy of Ophthalmology pada 2019 atas pengabdiannya dalam pemberantasan kebutaan akibat katarak di Indonesia Timur.
Dengan pengalaman sebagai pendidik, peneliti, tenaga medis, dan pimpinan perguruan tinggi, Prof. Budu membawa bekal keilmuan serta pengalaman pengelolaan institusi dalam menjalankan amanah sebagai Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah IX.Perjalanan pendidikan beliau berawal dari Universitas Hasanuddin, tempat beliau menyelesaikan pendidikan dokter umum pada tahun 1993 dan menempuh pendidikan dokter spesialis mata. Beliau kemudian memperluas wawasan keilmuan melalui program doktor di Faculty of Medicine, Toyama Medical and Pharmaceutical University, Jepang, pada periode 1998–2002. Komitmennya terhadap pengembangan pendidikan kedokteran juga diwujudkan dengan menyelesaikan Magister Pendidikan Kedokteran di Universitas Gadjah Mada pada tahun 2008.
Dalam perjalanan kariernya, Prof. Budu dipercaya mengemban berbagai tanggung jawab strategis. Beliau menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar pada periode 2008–2012 dan Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin pada periode 2010–2014. Selanjutnya, beliau mengemban amanah sebagai Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kemitraan Internasional Universitas Hasanuddin pada periode 2014–2018.
Pengalaman kepemimpinan tersebut berlanjut ketika beliau dipercaya menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin pada periode 2018–2022, kemudian Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin pada periode 2022–2026. Rangkaian tanggung jawab ini menjadi bekal dalam menjalankan peran di LLDIKTI Wilayah IX.
Kontribusi beliau dalam penelitian dan pengembangan ilmu kedokteran memperoleh sejumlah penghargaan di tingkat nasional maupun internasional. Pada tahun 2001, beliau meraih penghargaan makalah terbaik kategori pascasarjana dalam pertemuan tahunan Japanese Ophthalmological Association di Toyama, Jepang. Beliau juga memperoleh penghargaan Riset Unggulan Terpadu (RUT) ke-X dari Menteri Riset dan Teknologi pada periode 2003–2004.
Pada tahun 2007, beliau meraih penghargaan makalah terbaik kedua dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia ke-XXXII di Jakarta. Penghargaan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran turut diraihnya pada tahun 2006, 2007, 2008, dan 2009.
Atas pengabdiannya, beliau dianugerahi tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun dari Presiden Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 35/TK/2010, tanggal 10 Agustus 2010. Pada tahun 2012, beliau dikukuhkan sebagai profesor dalam bidang ilmu kesehatan mata.
Dengan pengalaman sebagai pendidik, peneliti, dokter, dan pemimpin institusi, Prof. Budu membawa perpaduan keahlian akademik dan pengalaman manajerial dalam pengabdiannya bagi pengembangan pendidikan tinggi.
Head of LLDIKTI Region IX
Syahruddin, S.T, M.M., born in Ujung Pandang on December 15, 1968. He is a man who currently serves with the rank of Stylist level I, Group III / d, with NIP 19681215199303 1004. Armed with extensive experience in various fields, he has served in the government environment with dedication.
In the field of Education, Syahruddin attended elementary school in SD Negeri and continued to develop his capacity through various trainings and courses. Some of them include training of Physics Laboratory managers at ITB Bandung in 1993, technical stabilization of energy Audit in Bogor in 2005, and Web-based Financial Management Information System (SIMKeu) in Bekasi in 2009. He also attended Bendahara functional position Training in Jakarta in 2010 and contract Drafting training in Bandung in 2012. As a professional who is committed to developing his competence, Syahruddin continues to update his capabilities by attending various trainings, including the review of the BMN needs plan in Bali in 2018.
In the course of his career, Syahruddin has experienced various promotions. He began his career as a young arranger (Group II/A) in 1994, then continued to rise to level I young arranger (Group II/b) in 1996, and young arranger (Group III/A) in 2000. His promotion continued until he became a Grade I (Grade III/d) stylist in 2013, which marked his long service in government.
As a disciplined and committed person, Syahruddin is also active in various organizational activities, both during education and after becoming an employee. Outside of his work, he is also known to have hobbies in the field of sports and art, which are an important part of his day to day.
With high integrity and devotion, Syahruddin continues to play an active role in his duties, as well as bringing a strong spirit in every job he does.